Penulisan Script
PHP
Pastikan web
server dan skrip PHP anda telah berjalan dengan baik sebelum anda memulai
pemrograman PHP. Untuk membuat web dengan script PHP, cukup anda persiapkan
editor teks.
Fungsi-fungsi yang ada di PHP uncase
sensitive, tetapi variabelnya case
sensitive (membedakan huruf besar dan kecil). Script PHP diawali dengan
tanda lebih kecil ( < ) dan diakhiri dengan tanda lebih besar ( > ). Ada tiga cara untuk menuliskan script PHP
yaitu:
<?php
// syntax php di letakkan di sini ...
// kode php di akhiri dengan ';'
?>
Contoh
:
<?php
echo "Hallo
dunia PHP?!";
?>
B. Cara Penulisan Coding PHP yang baik
Contoh penulisan coding yang buruk seperti list code di bawah ini. Ini cuma, contoh
saja, mungkin anda belum mengerti arti dari baris-baris code tersebut,
<?php
// file latihan_213.php
if ($_POST["nama"] ==
"Anggie")
{
echo "<p>Hei
$_POST['nama']</p>;
}
else
{
echo "<h2>Anda bukan
Anggie!</h2>"
}
// masih dengan contoh yang sama,
// namun dengan cara penulisan yang berbeda
if ($_POST["nama"] ==
"Anggie")
{
echo "<p>";
echo "Hei ";
echo $_POST['nama'];
echo "</p>";
}
else
{
echo "<h2>";
echo "Anda bukan Anggie!";
echo "</h2>";
}
?>
Script
ini sulit untuk dibaca, karena jika ada programmer lain atau mungkin anda yang
bertahun-tahun liburan kemudian ingin membaca kode-kode yang anda buat tersebut
tentunya akan mengalami kesulitan membedakan fungsi-fungsi dari baris.kodenya.
Bayangkan jika seorang programmer mengetik kode-kode ratusan bahkan ribuan kode
dengan cara penulisan seperti itu
Contoh coding
yang baik adalah seperti ini
<?php
if ($_POST["nama"] ==
"Anggie")
{
echo "<p>Hei
$_POST['nama']</p>;
}
else
{
echo "<h2>Anda
bukan Anggie!</h2>"
}
// masih dengan contoh yang sama,
// namun dengan cara penulisan yang berbeda
if ($_POST["nama"] ==
"Anggie")
{
echo "<p>";
echo "Hei ";
echo $_POST['nama'];
echo "</p>";
}
else
{
echo "<h2>";
echo "Anda bukan
Anggie!";
echo
"</h2>";
}
?>
C. Integrasi HTML dan PHP
Selain
berdiri sendiri, PHP pun dapat di integrasikan dengan HTML. Saya asumsikan anda
sudah mengerti HTML sebelumnya. Kita akan coba membuat sebuah halaman yang
didalamnya terdapat script PHP dan HTML.
Embedded Script :
script PHP disisipkan diantara tag-tag html
<html>
<head>Latihan
3</head>
<body>
<?php
echo
"Ini Script PHP di dalam tag HTML";
?>
</body>
</html>
Nonembedded
script : PHP pada cara ini digunakan sebagai murni pembuatan program
dengan PHP, tag HTML yang dihasilkan untuk membuat dokumen merupakan bagian
dari script PHP
<?php
echo “<html>”;
echo “<head>”;
echo “<title>Nonembedded script</title>”;
echo “</head>”;
echo “<body>”;
echo “Selamat belajar PHP”;
echo “</body>”;
echo “</html>”;
D. Menggunakan Variable
Variabel
digunakan untuk menyimpan data sementara dan nilainya bisa berubah-ubah setiap
kali program dijalankan. Dalam PHP setiap nama variable diawali tanda dollar
($) dan diikuti dengan nama variabelnya, tidak memandang data tersebut apakah
integer, real maupun string, PHP otomatis akan mengkonversi data menurut
tipenya. Misalnya nama variable a dalam PHP ditulis dengan $a.
Jenis suatu variable ditentukan pada saat jalannya program dan tergantung pada
konteks yang digunakan. Aturan penamaan variabel dalam PHP:
þ Diawali
dengan tanda dolar ($)
þ Penamaan
variabel bersifat case sensitive
þ Nama
variabel hanya bisa diawali dengan huruf atau garis bawah, baru dapat diikuti
dengan beberapa huruf atau angka maupun garis bawah yang panjangnya tidak
terbatas.
þ Tidak
boleh menggunakan tanda baca.
þ Tidak
boleh menggunakan reserved word PHP
seperti misalnya echo, print, dan
lain-lain.
Variabel dalam PHP tidak harus
dideklarasikan terlebih dahulu sebelum digunakan.
Contoh:
<html>
<head>
<title>Variabel
dalam PHP</title>
<body>
<?php
//variabel
bertipe integer
$a="5";
//variabel bertipe real
$b="2.5";
//variabel bertipe string
$komentar="Selamat
Datang di PHP";
echo
("Nilai variabel a adalah = $a <br>"); //variabel bertipe integer
echo
("Nilai variabel b adalah = $b <br>"); //variabel bertipe real
echo
("Nilai variabel komentar adalah = $komentar<br>"); //variabel
bertipe string
$hasil=$a+$b;
echo
("Hasil jumlah a dan b adalah = $hasil <br>"); //variabel bertipe double
$tgl
= date("d F Y"); //variabel
bertipe tanggal
$nama
= "KAMPUS TERCINTA";
$garis=
"==================";
echo
"<p>";
echo
$garis."<br>";
echo
$komentar. " Di Lab ". $nama. "<br>Belajar dengan giat
ya.... <br>";
echo
$garis."<br>";
echo
"Tanggal ".$tgl;
?>
E.
Konstanta
Konstanta
adalah variabel yang nilainya tetap.
Sintak:
Define (“nama_konstanta”,”nilai_konstanta”);
Contoh:
<html>
<head>
</head>
<body>
<?
Define (“kampus”,”KAMPUS TERCINTA”);
Echo kampus;
?>
</body>
</html>
F. Type Data
PHP
mengenal 4 tipe data skalar dan 2 tipe data compound. Tipe data skalar adalah
tipe data integer, floating point, string
dan boolean.Sedangkan 2 tipe data
compound adalah array dan object. yaitu:
a.
Integer, tipe data yang menyatakan
bilangan bulat.
b.
Floating point/double, tipe data yang
menyatakan bilangan real/pecahan
c.
String, menyatakan tipe data teks yang
berisi kumpulan beberapa karakter
d.
Boolean, tipe data logika yang memiliki
nilai true dan false.
e.
Array adalah tipe data terstruktur yang
berguna untuk menyimpan sejumlah data yang bertipe sama.
f.
Objek, merupakan instansiasi dari suatu
class
G.
Konversi Type Data
PHP
menyediakan perintah untuk melakukan konversi tipe data ke tipe data yang lain
dengan menggunakan perintah sebagai berikut:
settype(value,datatype)
dimana:
- value adalah nilai yang akan dikonversikan
- datatype adalah tipe data yang dikonversikan
Perhatikan contoh berikut:
contoh2_1.php
<html>
<head>
<title>.::
Konversi Type Data ::.</title>
</head>
<body>
<font
face=tahoma size=2>
<?php
$bayar="500.77
Rupiah";
print
("Tipe Data String : $bayar <br> \n");
settype($bayar,"double");
print ("Tipe Data Double : $bayar <br> \n");
settype($bayar,"integer");
print ("Tipe Data Integer : $bayar <br> \n");
?>
</body>
</html>
H. Operator
Operator adalah simbol/tanda yang digunakan untuk
melakukan operasi-operasi matematis atau operasi string. Sedangkan operand adalah data yang dioperasikan
atau dimanipulasi. Operator dapat dikelompokkan dalam 4 kategori, yaitu:
a. Operator Aritmatika/Arithmetic Operator
b. Operator Penugasan/Assignment Operator
c. Operator Pembanding/Comparison Operator
d. Operator Logika/Logical Operator
Input-Output
dengan Form
Dengan memanfaatkan form yang
terdapat dalam HTML, kita dapat membuat program yang lebih interaktif. Sebagai contoh, program
di contoh 2.3 akan modifikasi sehingga lebih interaktif.
contoh2_1.php
<html>
<head>
<title>.::
Menghitung Luas Segi Tiga ::.</title>
</head>
<body>
<font face=verdana>
<center><h3><u>Menghitung
Luas Segitiga</u></h3></center>
<form action=luassegitiga.php method=post>
<table align=center bgcolor=#cedadc bordercolor=#cfdbdd
cellspacing=5>
<tr>
<td>Masukkan
Alas</td>
<td>:</td>
<td><input
type=text name=alas size=10></td>
</tr>
<tr>
<td>Masukkan
Tinggi</td>
<td>:</td>
<td><input
type=text name=tinggi size=10></td>
</tr>
<tr>
<td
colspan=3 align=center><input type=submit value=hitung></td>
</tr>
</table>
</form>
</body>
</html>
Ketika tombol HITUNG
diklik, program memanggil file luassegitiga.php (perhatikan pada tag <form
action=luassegitiga.php method=post>) yang akan digunakan untuk menampung
hasil perhitungan. Maka buat lagi file dan beri nama luassegitiga.php dan simpan dalam satu
direktori.
File luassegitiga.php
<html>
<head>
<title>.::
Hasil Perhitungan Luas Segi Tiga ::.</title>
</head>
<body>
<font face=verdana>
<center>
<h3><u>Luas Segitiga</u></h3>
</center>
<form action=contoh2_4.php method=post>
<?php
$alas=$_POST['alas'];
$tinggi=$_POST['tinggi'];
$luas=0.5*$alas*$tinggi;
echo
"<table align=center bgcolor=#cedadc bordercolor=#cfdbdd
cellpadding=0>";
echo
"<tr>";
echo
"<td>Alas</td>";
echo
"<td>:</td>";
echo
"<td>$alas</td>";
echo
"</tr>";
echo
"<tr>";
echo
"<td>Tinggi</td>";
echo
"<td>:</td>";
echo
"<td>$tinggi</td>";
echo
"</tr>";
echo
"<tr>";
echo
"<td>Luas Segi Tiga</td>";
echo
"<td>:</td>";
echo
"<td>$luas</td>";
echo
"</tr>";
echo
"<tr>";
echo
"<td colspan=3 align=center><input type=submit
value=ulang></td>";
echo
"</tr>";
echo
"</table>";
?>
</form>
</body>
</html>